Tampilkan postingan dengan label Parenting. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Parenting. Tampilkan semua postingan

Jumat, 22 Februari 2019

Langkah-Langkah Mengatasi Kecanduan Game Pada Anak

Dapat dikatakan, game sanggup bermanfaat sebagai sarana hiburan semata yang dimainkan sesekali.

Tapi game sanggup menjadi duduk perkara serius kalau menciptakan kecanduan, baik itu pada anak-anak, remaja maupun orang dewasa.

 game sanggup bermanfaat sebagai sarana hiburan semata yang dimainkan sesekali Langkah-Langkah Mengatasi Kecanduan Game pada Anak
Photo credit: Flickr.com / Marcus Kwan

Bahaya kecanduan game sanggup sangat parah, khususnya pada bawah umur yang sedang dalam masa pertumbuhan, baik fisik, mental maupun kecerdasannya.

Anak-anak yang seharian hanya disibukan dengan main game pc maupun smartphone, maka dirinya terlalu sering berdiam diri di rumah, dan tubuhnya jarang bergerak.

Bermain game boleh untuk hiburan tapi ada batasannya, alasannya yaitu ada banyak acara bermanfaat lainnya yang perlu dilakukan dalam sehari-hari.

Cara Mengobati Kecanduan Game

Cukup sulit untuk mengatasi anak yang sudah fanatik (kecanduan) bermain game.

Butuh waktu cukup lama, dan juga perlu kesabaran untuk sanggup mengatasi kecanduan game pada anak. Orang renta sanggup mengalihkan perhatian anak.

Dorong dan semangati anak semoga melaksanakan kegiatan olahraga yang beliau sukai. Sehingga kalau anak telah terbiasa untuk melaksanakan olahraga yang beliau sukai maka sifat kecanduan game akan berkurang sedikit demi sedikit.

Orang renta sanggup memperlihatkan hukum pada anak, suara aturannya yaitu: "Anak gres boleh bermain game sehabis melaksanakan acara olahraga (contohnya bermain sepak bola, basket, les berenang, dll)."

Luangkan Waktu untuk Anak, dan Beri Perhatian Pada Anak
Sangat penting bagi orang renta untuk menyediakan waktu yang cukup untuk bersama anak-anak.

Setelah pulang kerja (bisa di sore hari atau sehabis waktu maghrib), orang renta perlu berkumpul bersama anak sembari minum teh dan mengobrol perihal hal-hal yang menyenangkan.

Saat masa-masa berkumpul menyerupai ini, orang renta sanggup menanyakan beberapa hal yang menerangkan perhatian orang renta kepada anak.

Selain itu, sanggup juga orang renta mengajari atau bercerita sesuatu kepada anak, atau juga orang renta dan anak melaksanakan kegiatan tertentu.

Intinya pada masa-masa quality time menyerupai ini, JANGAN SAMPAI masing-masing pihak sibuk dengan gadget-nya masing-masing.


Ajarkan Jadwal Kegiatan Kepada Anak
Ini sangat penting, beritahu anak kegiatan-kegiatan yang akan dilakukannya pada pagi, siang, sore dan malam hari.

Dengan melatih anak untuk sanggup memahami banyak sekali kegiatan dan kewajibannya, maka ini secara perhalan akan menghilangkan kecanduan game pada anak.

Selalu berikan peringatan pada anak perihal kewajibannya, kalau anak belum terlatih maka ingatkan setiap jam.

Orang renta perlu mencari tahu perihal kegiatan-kegiatan yang sanggup menyenangkan anak, usahakan kegiatan itu bermanfaat untuk masa depan sang anak.

Kegiatan itu sanggup menyerupai latihan bela diri, berenang, basket, futsal, les komputer, editing video, desainer, programming, dan ratusan kegiatan bergengsi lainnya yang mungkin disenangi sang anak.

Buat Batasan Waktu Bermain Game, dan Carikan Anak Teman Sebaya
Dahulu, orang renta sanggup dengan gampang memerintahkan anak untuk pulang ke rumah dan berhenti bermain pada jam 5 sore.

Hal ini gampang dilakukan alasannya yaitu memang bawah umur ketika itu sudah dibiasakan untuk melaksanakan hal itu.

Dengan begitu, biasakan anak Anda untuk mempunyai kegiatan-kegiatan selain bermain game di gadget.

Mula-mula batasi waktu bermain game anak secara perlahan. Lalu mulai masukan beberapa kegiatan yang berkhasiat untuk anak.

Minimal ajak anak bermain di taman hijau, kalau sanggup ada teman seumurannya sehingga seru dan menyenangkan.

Dua hal ini (mengurangi waktu bermain game dan memperlihatkan anak kegiatan yang berguna) harus terus digencarkan. Namun lakukan secara perlahan saja, jangan terburu-buru.

Intinya, orang renta berusaha semoga kecanduan game pada anak sanggup berkurang sedikit demi sedikit.

Hindari memaksa anak berhenti bermain game sepenuhnya secara mendadak, alasannya yaitu kemungkinan akan gagal.

Hal-Hal Lainnya

-Pastikan memperlihatkan password pada gadget, jangan hingga anak tahu passwordnya.

-Bekali pengetahuan yang benar perihal ancaman cyber kepada Anak. Secara rutin edukasi anak perihal ancaman dari penyalahgunaan gadget.

-Orang renta harus memperlihatkan teladan baik untuk anak. Anak akan menjiplak orang tuanya, sehingga orang renta jangan hingga terlalu sering mengoperasikan gadget alasannya yaitu anak dicontoh anak.

-Usahakan setiap hari untuk meluangkan “Family Time”. Sangat penting untuk berbincang, bercanda, dan sharing sesama anggota keluarga.

-Usahakan untuk makan malam bersama.

-Jika ingin menonton film, lakukan gotong royong dengan keluarga.

-Sedikit demi sedikit latih anak untuk memanfaatkan teknologi (internet) untuk hal-hal yang berguna.

-Kalau sanggup lakukan rekreasi keluarga secara rutin, usahakan ke tempat-tempat alam, pantai dan semacamnya.

-Mengehentikan anak bermain game tidak sanggup dilakukan secara instan. Fokusnya yaitu mengurangi waktu bermain game anak secara perlahan.

Demikian saja, ingatlah poin-poin yang disebutkan diatas.

Kunci Utama Anak Tumbuh Tinggi & Cerdas

Sangat penting memperhatikan kecukupun gizi anak. Hal ini semoga pertumbuhan dan perkembangannya berjalan dengan maksimal, sehingga anak tumbuh menjadi sosok yang berpengaruh fisik dan mentalnya.

Anak-anak yang kekurangan asupan gizi akan mengalami gangguan pertumbuhan.

 Sangat penting memperhatikan kecukupun gizi anak Kunci Utama Anak Tumbuh Tinggi & Cerdas
Photo credit: Maxpixel.net

Untuk bayi, maka harus mendapat asupan ASI ketika masa-masa emasnya. Minuman ASI sangat penting untuk pertumbuhan bayi.

Beberapa masakan sehat untuk anak-anak, yang berkontribusi besar untuk perkembangan kecerdasan dan pertumbuhan tinggi tubuh anak, yaitu:

Bayam
Orang bau tanah harus memotivasi anak semoga suka dengan sayuran bayam. Bayam sudah disepakati para andal gizi termasuk “makanan super” yang sangat disarankan dikonsumsi, baik oleh bawah umur maupun orang dewasa.

Bayam menyediakan kandungan zat besi dan kalsium yang tinggi. Selain itu, mengonsumsi bayam bermanfaat untuk memperkuat sistem kekebalan tubuh sang anak.

Telur
Anak-anak juga perlu mengonsumsi telur untuk perkembangannya. Telur mengandung protein, kolin, omega 3, vitamin D, vitamin B12 dan asam folat.

Telur dikenal dengan kandungan protein-nya yang tinggi. Protein diperlukan untuk membangun sel-sel tubuh.

Telur mengandung lutein dan zeaxanthin yang bermanfaat untuk kesehatan mata anak.

Kandungan kolin dan omega 3 di dalam telur bermanfaat penting untuk perkembangan otak anak, dan meningkatkan daya ingat.

Kandungan vitamin D berkontribusi untuk kesehatan dan kekuatan tulang. Kandungan vitamin B12 dan asam folat untuk kesehatan sistem syaraf dan perkembangan otak.

Susu
Anak-anak juga harus didorong untuk mengonsumsi susu. Hal itu alasannya susu merupakan sumber kalsium yang berperan penting untuk pertumbuhan dan kekuatan tulang.

Beberapa masakan lainnya yang sangat baik dikonsumsi oleh bawah umur ialah wortel, kacang kedelai, gandum, yoghurt, dan buah-buahan.

Buah-buahan yang disarankan untuk dikonsumsi bawah umur yaitu:
  • Pisang (sumber utama kalium untuk melancarkan fatwa darah sehingga konsentrasi anak meningkat)
  • Alpukat (kaya akan vitamin E dan antioksidan berpengaruh untuk melindungi sel tubuh dari kerusakan)
  • Pepaya (kaya akan vitamin C)
  • Buah Naga (mengandung zat besi, kalsium dan vitamin A)
  • Mangga (kaya akan vitamin A dan vitamin C)

Mangga juga mengandung asam glutamin tinggi yang bermanfaat untuk meningkatkan fungsi otak dan meningkatkan daya ingat.

Anda sanggup menawarkan beberapa jenis buah-buahan secara bervariasi pada anak. Selain itu, dorong anak untuk sering mengosumsi sayuran.

Hal Penting Lainnya

Agar pertumbuhan tinggi tubuh anak berjalan dengan baik maka berikan anak asupan yang kaya akan zat besi, kalsium, protein dan vitamin A.

Selain itu dorong anak semoga melaksanakan olahraga secara rutin. Beberapa olahraga yang sanggup ditawarkan pada anak ialah jogging, berenang, bersepeda, permainan olahraga (seperti futsal, basket), atau sekedar jalan santai.

Pastikan anak mempunyai jam tidur yang cukup di malam hari, jangan hingga anak tidur larut malam alasannya anak mengganggu tumbuh kembangnya.

Usahan anak semoga tidur nyenyak dan lelap, selain itu matikan lampu ketika tidur alasannya sangat sehat. Tidur sebagai proses penting bagi tumbuh kembang anak.

Saat tidur, tubuh memproduksi hormon penting yang berfungsi untuk memulihkan sel-sel tubuh serta membangun otot dan jaringan tubuh.

Jika anak memperoleh kualitas tidur yang baik maka sanggup memaksimalkan tingkat kecerdasan anak.

Para andal telah menjelaskan bahwa tidur berkualitas sanggup meningkatkan konsentrasi, daya ingat, kewaspadaan dan ketenangan berfikir.

Berikut hal-hal lainnya yang harus diketahui semoga tumbuh kembang anak berjalan dengan baik:
  • Jauhi anak dari paparan asap rokok.
  • Jauhi anak dari banyak sekali polusi, contohnya polusi di jalan raya, dll.
  • Berikan kasih sayang yang nrimo dan maksimal kepada anak, semoga mental dan fisik anak tumbuh dengan baik.
  • Batasi konsumsi masakan kurang sehat menyerupai junk food, fast food, mie instan, gorengan, dll.
  • Didik anak semoga lebih mengutamakan konsumsi masakan sehat.

Berat Tubuh Naik Drastis Ketika Puber, Apakah Normal?

Semua bawah umur suatu ketika nanti niscaya akan memasuki masa pubertas, ini merupakan masa peralihan dari bawah umur menuju remaja.

Masa pubertas sudah dimulai semenjak usia 8-12 tahun, kemudian berakhirnya pada usia 15-16 tahun. Pada usia dewasa ini pertumbuhan akan berjalan dengan sangat cepat.

anak suatu ketika nanti niscaya akan memasuki masa pubertas Berat Badan Naik Drastis Saat Puber, Apakah Normal?
Photo credit: Wikimedia.org

Pada masa pubertas, seseorang akan mengalami perubahan secara fisik dan psikis, selain itu mulai terjadi pematangan fungsi-fungsi organ s*ksual.

Anak lelaki yang mulai memasuki masa pubertas ditandai dengan mimpi bas*h.

Adapun anak wanita yang mulai memasuki masa pubertas ditandai dengan menstruasi pertama.

Kenaikan Berat Badan Saat Puber

Kenaikan berat tubuh secara signifikan ketika masa pubertas sering menimbulkan rasa khawatir. Padahal hal yang normal ketika puber berat tubuh akan cenderung naik.

Selain itu, ketika masa puber terjadi perubahan fisik. Kondisi psikis dan emosional juga akan berubah.

Berat tubuh yang cendrung naik ketika puber yaitu hal yang wajar. Bahkan, organisasi CYWHS menyebutkan bahwa berat tubuh yang tidak naik sama sekali ketika puber yaitu hal yang kurang baik.

Terjadinya kenaikan berat tubuh ketika puber sebab adanya perubahan hormon di dalam tubuh pada masa-masa ini.

Salah satunya yaitu hormon GnRH (gonadotropin-releasing hormone) yang dihasilkan di organ otak.

Hormon GnRH ini bekerja ketika masa-masa puber untuk mematangkan aneka macam fungsi organ tubuh.

Hal inilah yang menciptakan banyak perbedaan pada diri seseorang sebelum dan sehabis dirinya memasuki masa puber.


Hal yang terjadi pada anak wanita ketika masa puber, yaitu terjadinya peningkatan produksi lemak di kepingan perut, yang kemudian lemak menyebar ke beberapa kepingan tubuh, ibarat paha, pinggul dan payud*ra.

Adapun yang terjadi pada pria ketika memasuki masa puber, yaitu terjadi kenaikan berat tubuh (seperti halnya anak perempuan). Lalu terjadi peningkatan massa otot.

Perbedaan pubertas antara anak pria dan perempuan. Jika anak wanita mengalami peningkatan timbunan lemak, adapun anak lelaki mengalami peningkatan massa otot.

Menjaga Berat Badan Saat Masa Puber

Hindari melaksanakan diet sembarangan sebab justru menimbulkan persoalan kesehatan.

Pada dasarnya kenaikan berat tubuh ketika puber yaitu hal yang normal, sehingga tidak perlu memaksakan diri melaksanakan diet ketat.

Saat puber, justru hal yang harus dilakukan yaitu mengonsumsi masakan bergizi.

Melakukan diet ekstrim ketika puber akan berbahaya, sebab sanggup menghambat pertumbuhan dan perkembangan organ s*ksual seorang remaja.

Hal yang harus dilakukan yaitu mengatur teladan makan yang sehat dan seimbang.

Jangan berlebihan mengonsumsi masakan berlemak, dewasa harus mengimbanginya dengan mengonsumsi sayur-sayuran, buah, biji-bijian dan ikan.

Hindari masakan kurang sehat ibarat junk food, fast food, gorengan, mie instan, kudapan yang tinggi MSG dan semacamnya.

Makanan ibarat junk food, gorengan ataupun masakan yang tinggi kandungan minyak dan lemak menjadi penyebab utama obesitas.

Hal penting lainnya, pastikan dewasa melaksanakan olahraga secara rutin, hal ini sangat penting untuk kesehatannya, dan juga untuk membentuk tubuh yang ideal.

Disarankan melaksanakan olahraga yang memperlihatkan beban pada tulang panjang kaki, diantaranya jogging, atletik, skipping (lompat tali), bulu tangkis dan basket.

Melakukan olahraga tersebut akan merangsang tubuh untuk tumbuh lebih maksimal. Selain itu, olahraga berenang juga sanggup merangsang pertumbuhan tinggi badan.

Penyebab Diare Pada Anak (Gejala Dan Penanganannya)

Diare mengakibatkan penderitanya sering buang air besar, dimana kondisi tinja umumnya encer.

Terjadinya diare akhir mengonsumsi makanan atau minuman yang kurang higienis (terpapar bakteri, virus atau parasit).

 Diare mengakibatkan penderitanya sering buang air besar Penyebab Diare Pada Anak (Gejala dan Penanganannya)
Anak Diare | Photo credit: Shutterstock.com / By Sergiy Bykhunenko

Seringnya diare terjadi selama beberapa hari (jenis akut), tapi ada juga diare yang gres bisa sembuh sehabis beberapa ahad (jenis diare kronis).

Biasanya diare tidak mengakibatkan ancaman kesehatan yang fatal, tapi harus berhati-hati kalau diare disertai dehidrasi

Diare tidak berbahaya kalau tidak terjadi dehidrasi. Adapun kalau disertai kehilangan cairan tubuh bisa mengakibatkan gangguan kesehatan serius, sehingga penderita diare sangat penting memenuhi kebutuhan cairan tubuh (terutama minum air putih).

Mengonsumsi suplemen buatan, mannitol ataupun sorbitol (misalnya suplemen buatan yang ada di permen karet) ternyata sanggup mengakibatkan resiko diare.

Diare cukup umum dialami anak-anak. Khusus pada anak-anak, penyakit diare harus segera ditangani supaya tidak menjadikan efek yang serius.

Anak-anak biasanya BAB sebanyak 2-3 kali dalam sehari. Bentuk fesesnya yang normal menyerupai pisang.

Pada bayi dibawah 1 tahun mempunyai frekuensi BAB yang lebih sering, hal itu alasannya yaitu bayi masih dalam masa mengonsumsi ASI ekslusif.

Warna feses normalnya yaitu kuning kehijauan. Adapun warna feses pada bayi sangat tergantung dari makanan yang dikonsumsinya. Yang penting diwaspadai apabila feses mengandung darah.

Penyebab Diare pada Anak

Seorang anak dinilai terkena penyakit diare kalau mempunyai persoalan BAB. Dimana frekuensi BAB terlau tinggi, dan bentuk feses sangat encer.

Terjadinya diare pada anak tentu ada penyebabnya, seperti:

Infeksi
Penyebab umum diare pada anak-anak yaitu akhir serangan bisul rotavirus.


Bakteri dan Parasit
Anak-anak sanggup terjangkit diare akhir basil shigella, salmonella, E coli, Vibrio cholera, dll.

Bakteri mengakibatkan kendala pada proses perembesan makanan di usus, dampaknya utamanya yaitu usus besar tidak bisa menyerap air dengan baik, yang nantinya menciptakan tinja berbentuk cair.

Intoleransi Laktosa
Tidak jarang bayi maupun balita mengalami persoalan intoleransi terhadap laktosa. Dimana tubuh anak hanya mempunyai enzim laktosa yang terlalu sedikit.

Enzin laktoasa di dalam tubuh bekerja untuk mencerna laktosa yang umumnya terdapat di dalam susu sapi.

Alergi Susu Sapi
Tidak sedikit anak-anak yang alergi terhadap susu formula (susu sapi). Dampak dari alergi tersebut yaitu munculnya diare yang dialami anak-anak atau balita.

Jika anak Anda mengalami alergi ini, maka perlu berkonsultasi dengan jago kesehatan atau dokter untuk menentukan susu formula yang cocok untuk diminum oleh anak alergi.

Gejala Diare pada Anak

Anak-anak yang terkena diare sering mengalami muntah dan juga frekuensi BAB meningkat. Hal ini bisa mengakibatkan anak kekurangan cairan sehingga rentan untuk dehidrasi.

Penanganan diare perlu secepatnya dilakukan kalau anak merasa tidak damai (gelisah), rewel, hingga bahkan tidak sadarkan diri akhir kekurangan cairan tubuh pada level yang parah.

Jika diare anak mengakibatkan kehilangan cairan tubuh parah, maka muncul tanda-tanda sesak akhir tubuh anak kekurangan zat basa (asidosis).

Jika anak hingga mengalami kekurangan elektrolit maka bisa mengalami kejang-kejang.

Gejala lainnya diare pada anak:
  • Penurunan berat badan
  • Muncul demam
  • Sakit kepala
  • Tunja mengandung makanan yang belum tercerna
  • Tinja berlendir atau bahkan berdarah
  • Perut anak mulas
  • Perut terasa kembung atau kram
  • Rentan mengalami rasa mual bahkan muntah
  • Mata, pipi dan perut terlihat cekung
  • Anak sangat rewel
  • Air mata dikala menangis sangat sedikit (bahkan air mata tidak keluar)

Jika penderita diare mengalami dehidrasi, akan sering mengalami rasa haus berlebihan, kepala sering pusing, tubuh lemas, urine cenderung berwarna gelap, lisan dan kulit terlihat kering.

Jika anak mengalami diare lebih dari 24 jam dan terlihat kekurangan cairan, dan dengan demam lebih dari 39 derajat celsius, hendaknya segera bawa ke dokter.

loading...

Penanganan Diare

Diare dengan kehilangan cairan tubuh ringan mengakibatkan anak gelisah, matanya cekung, dan cubitan kembali dengan lambat

Adapun diare anak dengan kehilangan cairan tubuh berat mengakibatkan anak gelisah, lesu, tidak semangat, kesadaran menurun drastis, malas minum (padahal kekurangan cairan), matanya cekung, dll.

Hendaknya segera melaksanakan rehidrasi dengan cara menunjukkan cairan. Anda perlu menunjukkan minum air putih.

Adapun kalau anak mengalami kehilangan cairan tubuh parah (akibat diare) maka untuk mengembalikan cairan yang hilang dengan cara menunjukkan infus (di rumah sakit atau oleh ahlinya).

Pada bayi tetap berikan ASI, dan juga berikan asupan bergizi menyerupai biasa.

Ciri-ciri anak yang diare tanpa dehidrasi, yaitu kondisi anak masih baik dan sadar, harapan untuk minum cenderung normal (tidak kehausan atau kekurangan cairan), matanya tidak cekung, dan cubitan sanggup kembali dengan segera.

Untuk penanganan atau mencegah kehilangan cairan tubuh parah, maka hal yang hendaknya segera dilakukan yaitu menunjukkan oralit.

Pemberian oralit pada anak dengan takaran yang benar. Larutkan sebungkus oralit ke dalam satu gelas air matang.

Umumnya, berikan 50-100 cc cairan oralit pada anak di belum dewasa satu tahun. Berikan 100-200 cc cairan oralit pada anak di atas satu tahun.

Berhati-hati dalam menunjukkan obat anti diare, hendaknya sesuai dengan rekomendasi dokter. Hal itu alasannya yaitu penggunaan obat antidiare sanggup memperlambat gerakan usus (dalam mengeluarkan kotoran).

Penutup

Diharapkan dengan penanganan yang sempurna maka keadaan anak membaik. Hal ini diketahui dari:
  • Membaiknya kesadaran anak.
  • Mulut dan bibir anak tidak lagi kering (mulai membasah).
  • Anak terlihat mulai ceria.
  • Anak tidak terlihat kekurangan cairan.
  • Kencing normal (baik itu frekuensinya dan warnanya).
  • Cubitan pada perut bisa kembali dengan cepat.

Adapun orang renta perlu membawa anak ke dokter kalau anak muntah terus menerus, mencret, sumbangan oralit tidak menunjukkan hasil, kesadaran anak menurun drastis, anak sering menangis, tangan dan kaki dingin, mata cekung.

Nutrisi Penting Untuk Sistem Kekebalan Badan Anak

Dalam masa pertumbuhan, sangat penting untuk memenuhi asupan gizi anak secara maksimal, sehingga anak nantinya mempunyai daya tahan badan yang kuat.

Hendaknya semenjak dini memperhatikan gizi anak untuk pembentukan sistem kekebalan tubuhnya dalam jangka panjang.

 sangat penting untuk memenuhi asupan gizi anak secara maksimal Nutrisi Penting untuk Sistem Kekebalan Tubuh Anak
Anak-Anak Bermain | Photo: https://pixnio.com/people/children-kids/kids-about-to-race

Jika daya tahan badan baik maka anak tidak gampang terjangkit sakit. Sistem pertahanan badan sangat penting untuk melindungi badan anak dari agen-agen absurd (penyebab penyakit) yang menyerang.

Khusus bayi, usahakan diberikan asupan ASI yang mencukupi untuk memperkuat sistem pertahanan tubuhnya.

ASI tidak hanya menjadi sumber nutrisi utama bayi, selain itu ASI sangat penting untuk menopang pembentukan sel-sel kekebalan badan yang terbaik.

Kandungan di dalam ASI mempunyai kegunaan untuk merangsang fungsi mikrobiota yang terdapat di susukan cerna. Mikrobiota memproduksi banyak jenis antibodi penting.

Penelitian menemukan bahwa belum dewasa yang memperoleh asupan ASI yang cukup semenjak usia dini mempunyai daya tahan badan yang sangat baik.

Seiring bertambahnya usia, anak membutuhkan kalori dan energi yang lebih tinggi. Itu sanggup diperoleh dari asupan kuliner yang mengandung protein, karbohidrat, dan lemak yang seimbang.

Adapun asupan pendukungnya menyerupai vitamin (vit A, betakaroten, B5, C, D, E), mineral, asam lemak (omega 3, omega 6), probiotik, nukleotidaprebiotik, laktoferin dan beberapa jenis asam amino.

Berbagai nutrisi penting tersebut sanggup dipenuhi dengan asupan MPASI (makanan pendamping ASI) yang baik.

Makanan yang Meningkatkan Daya Tahan Tubuh Anak

Orang renta tentunya ingin biar anaknya mempunyai daya tahan badan yang baik biar terlindungi dari serangan virus pembawa penyakit.

Daya tahan badan anak akan terus berkembang seiring dengan bertambahnya usia anak.

Sayuran mengandung nutrisi super penting dalam membangun sistem kekebalan badan anak.

Sayuran dan buah-buahan sumber nutrisi terbaik bagi belum dewasa dan balita. Makanan yang dikonsumsi anak sehari-hari sangat menghipnotis perkembangan sistem imunitasnya.

Sehingga penuhi kebutuhan nutrisi anak dan pastikan untuk membiasakan anak mau mengonsumsi sayur dan buah.

Prebiotik yang terkandung dalam sayuran dan buah bermanfaat untuk kesehatan pencernaan badan dan memperkuat daya tahan tubuh.

Prebiotik mempromosikan kuman baik yang menguntungkan sistem pencernaan badan dan melawan keberadaan kuman jahat di susukan pencernaan.

Asupan yang mengandung prebiotik alami yaitu tomat, bawang merah, bawang putih, gandum dan asparagus.


Zat Besi
Asupan zat besi juga sangat diharapkan anak-anak. Fungsi zat besi sangat vital dalam proses pembentukan hemoglobin. Tubuh yang kekurangan zat besi mengalami resiko pelemahan daya tahan tubuh.

Asupan zat besi sanggup diperoleh dari sayuran berwarna hijau gelap (misalnya bayam), kacang-kacangan, nasi merah, daging merah dan susu.

Vitamin D
Vitamin D mempunyai donasi dalam pembangunan daya tahan badan anak. Untuk menenuhi kebutuhan asupan vitamin D, maka dorong anak biar mau mengonsumsi telur (yang keuntungannya sangat penting untuk pertumbuhan anak).

Vitamin A
Vitamin A juga penting dalam memperkuat daya tahan badan anak. Asupan vitamin A sanggup diperoleh dari telur, wortel, mangga, bayam dan ubi.

Vitamin C
Nutrisi vitamin C mempunyai tugas besar dalam melawan problem infeksi. Dimana vitamin C diharapkan sel darah putih untuk melawan nanah pada tubuh.

Asupan yang mengandung vitamin C yaitu jeruk, kiwi, brokoli dan ubi-ubian.

Manfaat Pertahanan Tubuh yang Optimal

Dengan mengonsumsi asupan yang sehat dan bergizi maka diharapkan anak mempunyai sistem pertahanan badan yang kuat, sehingga anak terlindungi dari penyakit, nanah menular, alergi, dll.

Untuk meningkatkan sistem imun badan maka berikan MPASI yang sempurna pada anak, alasannya yaitu kalau anak kekurangan asupan nutrisi penting menjadikan daya tahan tubuhnya lemah, sehingga gampang terjangkit penyakit.

Bahaya jangka panjang dari daya tahan badan anak yang lemah menjadikan gangguan perkembangan dan pertumbuhan anak, termasuk tingkat kecerdasan anak.

Terutama anak yang masih dibawah usia dua tahun, jangan hingga kekurangan asupan gizi yang penting.

Jeruk dan lemon membantu sistem kekebalan badan anak. Adapun yogurt mengandung probiotik.

Kacang kaya akan protein, vitamin, mineral dan asam lemak omega yang mempromosikan sistem kekebalan tubuh.

Telur merupakan kuliner kaya akan nutrisi. Kandungan vitamin A dan mineral pada kuning telur bermanfaat untuk meningkatkan sel darah putih dalam mengatasi serangan infeksi.

Ikan (seperti salmon dan tuna) mengandung asam lemak omega yang mempromosikan pembentukan sel darah putih. Selain itu terkandung vitamin D yang berkontribusi dalam pembentukan sistem kekebalan tubuh.

7 Langkah Mengatasi Trauma Pada Anak

Anak-anak yang mengalami syok harus mendapat perhatian khusus. Hal ini sangat penting biar traumanya tidak berkelanjutan.

Trauma bisa dalam bentuk permasalan fisik dan psikologis, yang bekerjsama keduanya saling terkait.

anak yang mengalami syok harus mendapat perhatian khusus 7 Langkah Mengatasi Trauma pada Anak
Photo: https://www.af.mil/News/Article-Display/Article/125353/kabul-airman-brings-gifts-smiles-to-local-children/

Trauma akan menyebabkan dampak psikologis yang parah. Terjadinya syok pada anak bisa disebabkan oleh:
  • Kasus bulying.
  • Mengalami kekerasan fisik.
  • Mengalami kekerasan s*ksual.
  • Mengalami bancana alam yang dahsyat.
  • Lainnya.

Bahayanya jikalau anak terus dihantui rasa syok yaitu sanggup menghambat pertumbuhan dan perkembangannya. Hal ini nantinya akan sangat terasa ketika anak kelak sudah dewasa.

Gejala syok pada anak, yaitu:
  • Anak susah tidur.
  • Muncul rasa ketidakpercayaan diri pada anak.
  • Anak mulai menutup diri dan tidak mau bergaul dengan teman-teman sebayanya.
  • Anak mulai tidak percaya kepada orang remaja (seperti orang tua, paman, bibi, dll)
  • Anak menarik diri dari acara yang sebelumnya disukainya.
  • Anak sulit untuk dihibur (sering muram atau cemberut).
  • Anak mengalami ledakan emosi yang sulit dikontrolnya, atau sebaliknya yaitu anak mengalami kekosongan emosi.

Pada balita (atau anak di bawah usia 5 tahun) yang mengalami trauma, tanda-tanda yang biasanya ditimbulkan yaitu ketakutan, sering terlihat gemetaran, menangis atau berteriak (secara tidak masuk akal atau tanpa penyebab), terlalu pendiam.

Pada anak berusia 6-12 tahun yang mengalami tramua, gejalanya yaitu sangat pendiam, mengisolasi diri, gampang murka (sensitif), gangguan tidur.

Reaksi anak terhadap syok bisa terlihat secara eksklusif ataupun suatu ketika nanti akan terlihat. Selain itu, keparahan syok juga bertingkat-tingkat.

Anak yang mempunyai problem gangguan mental, dimana pernah mengalami trauma, dan tidak mendapat support dari lingkungan, maka beresiko tinggi mengalami dampak syok yang parah.


Menanggulangi Trauma pada Anak

Mengatasi syok pada anak sangatlah penting, sehingga orang renta dituntut untuk perhatian pada anak. Ajaklah anak untuk melaksanakan hal-hal rutin bersama ibarat menonton TV, makan, bermain sesuatu, dll. Hal ini nantinya menciptakan anak merasa lebih nyaman, kondusif dan merasa diperhatikan oleh orang tuanya.

Trauma pada anak menjadikan orang renta harus menyediakan waktu lebih banyak untuk menemani anak. Selain itu, hindarkan aneka macam hal yang bisa memicu kambuhnya rasa syok anak.

Dengarkan dongeng anak dan pahami perasaan mereka, ucapkanlah perkataan yang gampang dimengerti anak dan gunakan kata-kata yang menciptakan anak nyaman, serta jangan ucapkan sesuatu yang menciptakan anak takut.

Dengarkan Anak

Ketika anak berbicara maka dengarkan dengan seksama, hindari menyela, suka menyalahkan ataupun tidak menghargai perkataan anak.

Dengarkan apa yang diungkapkan anak Anda untuk menggali informasi, sehingga Anda bisa mengetahui kondisi anak secara akurat. Hal ini penting biar orang renta bisa menawarkan terapi dan perilaku yang sempurna pada anak.

Kemampuan orang renta dalam mendengarkan sangatlah penting dalam mengatasi syok anak. Berikan perhatian penuh pada anak, hindari menghakimi atau mengecilkan perkataan anak, betapapun konyol dan tidak logisnya perkataan anak.

Yakinkan Anak

Kejadian jelek tertentu akan menyebabkan rasa tidak kondusif pada anak. Sehingga sangat penting biar orang renta meyakinkan anak bahwa keadaan akan membaik.

Tumbuhkan rasa percaya anak pada orang tuanya. Dengan begitu, sangat penting biar orang renta (terutama Ibu) selalu akrab dengan anaknya.

Selain itu, orang renta perlu mendorong anak untuk mengungkapkan perasaannya. Hal ini penting biar orang renta bisa mengetahui kondisi pemahaman anak terhadap insiden yang dilaluinya.

Orang renta harus menciptakan anak senyaman mungkin, sehingga anak mau terbuka untuk menceritakan perihal segala kondisinya.

Dengan mengetahui kondisi anak secara akurat, sehingga orang renta bisa lebih gampang untuk meluruskan segala salah pengertian yang ada di benak anak.

loading...

Pastikan Anak Mendapatkan Kasih Sayang yang Cukup

Jika anak mencicipi kelembutan dan kasih sayang dari orang tuanya, maka rasa syok anak nantinya secara perlahan akan memudar.

Hal inilah yang menjadikan belum dewasa yang pernah mengalami syok membutuhkan perhatian khusus dari orang di sekelilingnya.

Sediakan waktu untuk membangun ikatan secara emosional dengan anak. Selain itu buatlah acara rutinitas keseharian anak, hal ini untuk membantu anak dalam melewati rasa traumanya dengan cara kembali pada rutinitasnya sehari hari.

Biarkan Anak Menangis (Jangan Dipaksa Berhenti)

Ketika anak mengalami insiden yang tidak mengenakan menurutnya, maka reaksi pertama yang dilakukan anak ialah menangis.

Penting diketahui oleh para bunda, menangis merupakan cara anak menyalurkan emosinya untuk menenangkan gejolak yang ada di dalam hatinya.

Sehingga orang renta hendaknya membiarkan anak menangis beberapa saat, sehingga nantinya emosinya mereda dan hatinya mulai tenang.

Dengan begitu, orang renta tidak perlu memaksa anak berhenti menangis. Dalam kondisi tertentu, menangis bisa menjadi hal yang sangat baik (khususnya pada anak-anak).

Menangis ternyata juga sanggup mengurangi ketakutan yang dialami anak.

Memberi Hal yang Disenangi Anak

Untuk memperbaiki mental anak yang mengalami trauma, selain menawarkan pinjaman dan motivasi pada anak serta menemani anak. Cara efektif lainnya untuk mengatasi syok anak yaitu dengan menawarkan hadiah atau hal yang disenangi anak.

Dengan menawarkan hiburan dan rasa bahagia pada anak, maka hal ini membantu anak untuk melupakan insiden atau syok yang pernah dialaminya.

Sebagai penutup, ingatlah beberapa point utama yang perlu dilakukan orang tua: (dalam mengatasi syok anak)
  • Kasih sayang dan waktu berkualitas untuk anak
  • Rasa kondusif dan nyaman pada anak
  • Buatlah anak bahagia dengan cara memberinya hadiah. 

Berlebihan Puji Kepintaran Anak Akan Merusak Motivasi Belajarnya

Banyak para ibu yang terlalu sering memuji anak-anaknya, berlebihan memuji anak justru sanggup berdampak jelek bagi pekembangan anak.

Memuji anak ialah hal yang bagus, baik itu perihal cantiknya, tampannya, pintarnya, dll. Hal ini sanggup memotivasi anak, tapi kalau memuji dilakukan secara berlebihan dan caranya tidak bijak maka sanggup berefek buruk.

 Banyak para ibu yang terlalu sering memuji anak Berlebihan Puji Kepintaran Anak akan Merusak Motivasi Belajarnya
Photo credit: Gettyimages.com / Jose Luis Pelaez

Para jago dari penelitian “Psychology Today” menyampaikan memuji bawah umur memang sanggup menciptakan anak menjadi nyaman dengan kondisi dirinya, tetapi sanggup juga yang terjadi sebaliknya yaitu sesuatu yang tidak diinginkan.

Lebih dari itu, para jago menjelaskan bahwa memuji kecerdasan anak (secara berlebihan) beresiko merusak motivasi anak untuk menggapai prestasi.

Hal jelek lainnya, peneliti menemukan bahwa bawah umur yang sering dipuji dengan kata-kata menyerupai “cerdas”, “pintar” atau sebagainya, beresiko untuk lebih cenderung curang di sekolah.

Dalam memuji anak tidaklah boleh sembarangan, perlu cara yang benar untuk melakukannya. 

Memuji anak bahwa ia ialah seorang yang baik, sopan santun, akhlaknya baik atau sebagainya, akan mendorong dirinya untuk “mempertahankan reputasi” tersebut. Ini sangat bagus alasannya ialah anak akan semakin termotivasi untuk selalu bersikap baik dan sopan santun.

Hanya saja, kalau orang renta terlalu sering memuji anak dengan kata-kata “pintar”, “cerdas” atau semacamnya, hal ini beresiko menimbulkan anak curang (misalnya: mencontek) biar sanggup selalu dipandang sebagai anak pintar.

Dengan begitu, memuji anak dihentikan sembarangan yang justru merusak diri anak itu sendiri. Dalam memuji anak, tetap harus dilakukan dengan cara-cara yang benar.


Sebuah penelitian dengan melibatkan ratusan anak, yang kemudian dibagi menjadi tiga kelompok. Anak-anak akan diminta untuk menjawab soal atau tebakan.

Pada tiga kelompok tersebut, bawah umur kelompok A diberitahu seberapa cendekia mereka. Anak-anak Kelompok B diberitahu bahwa mereka melakukannya dengan baik. Adapun bawah umur kelompok C tidak mendapat kebanggaan apapun.

Pada tes-tes yang dilakukan peneliti, selalu dikatakan kepada bawah umur untuk tidak mencontek.

Dan dari penelitian tersebut diketahui bahwa bawah umur yang dipuji dengan kata “cerdas” secara berlebihan ialah yang terbanyak dalam mencontek jawaban milik orang lain.

Memuji kecerdasan anak boleh-boleh saja sebagai motivasi bagi diri anak (bahkan kebanggaan terkadang diharapkan sebagai apresiasi untuk prestasi anak), hanya saja lakukan dengan bijak biar tidak menimbulkan imbas negatif pada kejiwaan anak.

Pakar psikologi menyebutkan dampak negatif berlebihan memuji kecerdasan anak yaitu beresiko menimbulkan anak gampang mengalah pada kesulitan yang dihadapi, selain juga mendorong anak melaksanakan tidakan menyontek (seperti yang dijelaskan sebelumnya).

Dampak jelek lainnya yaitu menimbulkan anak akan sangat ketakukan dari kehilangan "reputasi" anak cerdas.

Para jago juga menyampaikan bahwa tanggapan dari orangtua atau guru sering memuji kecerdasan anak, maka yang terjadi setelahnya yaitu kecerdasan mereka cenderung stagnan (tidak mengalami peningkatan) dan mereka juga menjadi sosok yang gampang putus asa dikala menghadapi kegagalan.

Dampak jelek selanjutnya yaitu mereka tidak berani untuk menghadapi tantangan alasannya ialah khawatir tidak lagi dianggap cerdas.

Cara yang salah dan berlebihan dalam menawarkan kebanggaan juga beresiko menimbulkan anak menjadi malas, bahkan anak menjadi absurd kebanggaan dimana kalau tidak mendapat kebanggaan menyerupai yang diharapkan maka akan marah, kecewa, frustasi, dll.

loading...

Tips dalam Memuji Kepintaran Anak

Batasilah menyampaikan kepada anak “Kamu pintar”, “Kamu cerdas” atau semacamnya.

Hal yang hendaknya lebih sering dikatakan yaitu seperti: “Nilai ulangan matematika kau bagus, ini alasannya ialah kau mempersiapkannya dengan baik dan alasannya ialah kau mencar ilmu bersungguh-sungguh”.

Tekankan isi kebanggaan pada proses atau perjuangan yang telah dilakukan anak, ketimbang kebanggaan yang hanya terfokus pada hasil.

Sebagian jago mengatakan: “Pujilah PROSES bukan HASIL, pujilah upaya dan perjuangan yang telah dilakukan anak.”

Dengan begitu, menyampaikan “Hebat, nilai kau bagus alasannya ialah rajin mencar ilmu dan disiplin” lebih baik daripada menyampaikan “Hebat, nilai kau bagus, itu gres anak bunda, kau memang pintar”.

Hal penting lainnya dalam menawarkan kebanggaan yaitu hindari kesan menyindir atau memanding-bandingkan dengan orang lain. Hindari suka membandingkan anak dengan anak lainnya.

Selain itu hindari memuji alasannya ialah ada maunya, misalnya: “Anak manis tolong ambilkan gadget papa?”

Kamis, 21 Februari 2019

7 Tugas Terpenting Ayah Dalam Keluarga

Sebagai pemimpin keluarga yang sangat penting, seorang ayah harus sanggup menjalankan kiprahnya dengan baik.

Jika seorang ayah tidak sanggup memimpin keluarganya dengan baik akan menjadikan imbas jelek bagi anggota keluarga lainnya.

 Sebagai pemimpin keluarga yang sangat penting 7 Peran Terpenting Ayah Dalam Keluarga
Ayah | Photo credit: Shutterstock.com / By wavebreakmedia

Berikut kiprah seorang ayah di dalam keluarga:

1. Memenuhi Kebutuhan (Nafkah)

Ayah menjadi pihak yang paling bertanggung jawab untuk memenuhi keperluan keluarga. Bahkan dalam mencari nafkah, seorang ayah jarang menghiraukan dirinya sendiri dari terik matahari, derasnya hujan maupun rasa lelah yang sangat.

Sebagai seorang ayah harus menyadari bahwa dirinya-lah yang sangat bertanggung jawab dalam memenuhi kebutuhan keluarga.

2. Melindungi

Ayah selalu melindungi keluarga dan anak-anaknya, dirinya akan mati-matian menjaga keamanan anggota keluarganya dari ancaman ancaman yang datang.

Ayah yang erat dengan keluarga menawarkan keamanan dan kenyaman untuk anak.

Hasil riset telah meunujukan bahwa umumnya anak sanggup terhindar dari bullying bila mempunyai ayah yang sanggup erat dengan anak-anaknya.

3. Mengarahkan Anak


Ayah menawarkan bekal dan nasehat-nasehat bijak untuk anak-anaknya, sehingga anak sanggup bergaul dengan baik di lingkungannya.

Memberikan kode yang baik semoga anak tidak tersesat jalan (terjatuh dalam pergaulan yang buruk) yang menghancurkan masa depan anak.

Ayah juga harus terlibat dalam mengasuh anak, bukan hanya Ibu. Walaupun memang pada umumnya bawah umur akan lebih sering bersama ibunya alasannya sebagian waktu ayah yang tergunakan untuk bekerja.

Bentuk keluarga ideal yaitu ayah mencari nafkah dan ibu mengurus rumah tangga.

Tapi ingat, bukan berarti ayah tidak mempunyai kiprah dalam mendidik dan bercengkrama dengan anak, seorang ayah harus menyediakan waktu untuk bercengkrama dan mendidik anak.

Jangan hingga ayah tidak terlibat dalam pendidikan anak, alasannya dampaknya merenggangkan kekerabatan anak dan ayah, yang hasilnya sanggup berdampak jelek pada keseimbangan mental anak.

Ahli pendidikan anak telah menjelaskan bahwa bawah umur yang hubungannya renggang dengan ayahnya akan beresiko tinggi melaksanakan hal-hal yang buruk, menyerupai merokok ketika remaja, hingga terlibat dalam kenakalan/kriminalitas remaja.

Ayah harus melaksanakan interaksi secara rutin dengan anaknya. Pastikan Anda mempunyai waktu yang cukup dan juga berkualitas dengan anak.

Jalan-jalan ke daerah wisata setiap selesai pekan (atau minimal 2 kali dalam sebulan) yakni hal yang anggun untuk dilakukan, yang menciptakan kekerabatan orang bau tanah dan anak menjadi lebih dekat.

4. Mengutamakan Anak

Seorang ayah benar-benar berkorban untuk anak-anaknya, beliau lebih mengutamakan kesenangan anaknya daripada kesenangan dirinya sendiri.

Misalnya, seorang ayah rela tidur di atas lantai dan mengutamakan sang anak tidur di atas kasur.

Contoh lainnya yang banyak ditemui, bila ada kiriman nasi kotak berisi lauk pauk enak oleh tetangga (entah itu dari pengajian, aqiqah, dsb) maka nasi kotak tersebut diberikan untuk anak-anaknya.

Sehingga anak-anaknya makan lauk pauk lezat, sedangan sang ayah hanya makan ikan asin, ikan teri atau semacamnya.

loading...

5. Sahabat Untuk Anak-Anaknya

Selain menafkahi keluarga, seorang ayah juga harus sanggup menjadi teman setia untuk anak-anaknya. Ayah harus menjadi sosok yang dikagumi sekaligus disenangi anak.

Ayah juga harus menjadi seorang pemberi kasih sayang. Tidak hanya ibu yang menawarkan kasih sayang, ayah juga harus menjalani kiprah ini dengan baik..

Jika Ibu mencium dan memeluk anak maka ayah juga mempunyai kiprah penting menyerupai itu. Jangan hingga seorang ayah tidak erat dengan anak-anaknya.

6. Mendidik

Ayah menjadi citra sosok lelaki di masa depan bagi anak. Untuk anak perempuan, sang ayah akan dijadikan patokan dalam menentukan pasangan hidup di masa depan.

Adapun bagi anak laki-laki, sang ayah akan menjadi “model” wacana bagaimana seorang pria bersikap. Seorang ayah harus sadar bahwa dirinya menjadi teladan teladan untuk anak-anaknya.

Ayah juga bertanggung jawab besar terhadap pendidikan anak, ayah harus terus berusaha hingga hasilnya sang anak berhasil dalam pendidikannya.

Melatih kedisiplinan anak juga menjadi kiprah ayah yang sangat penting. Pemberian kasih sayang dan melatih disiplin anak harus seimbang.

Jangan hingga alasannya kasihan justru membiarkan anak malas berguru dan tidak menjalankan tugas-tugas hariannya. Anak harus dilatih disiplin untuk menjalankan segala kewajibannya.

Tapi jangan berlebihan juga mendisiplinkan anak, contohnya memasukan anak ke banyak daerah les sehingga anak tidak punya waktu bermain sama sekali. Hal ini akan menciptakan anak stres.

Antara disiplin dan menawarkan kasih sayang pada anak haruslah seimbang. Jangan terlalu berat ke salah satunya.

7. Peran Penting Lainnya Seorang Ayah 

Ayah harus menjadi pemberi semangat untuk anak-anaknya. Ketika anak sedang putus asa atau mengalami kesulitan, maka sosok ayah tiba untuk menawarkan semangat gres kembali.

Pemberian motivasi ini sangat penting untuk meningkatkan mental dan kepercayaan diri anak, sehingga anak sanggup menjalani pergaulan dengan baik bersama sobat sebayanya, selain itu semoga anak sanggup lebih tegar dalam menuntaskan problem yang muncul.

Seorang ayah harus menjadi orang yang selalu bersiaga dalam kondisi apapun, khusunya ketika bawah umur memelurkan bantuannya. Ayah selalu berusaha tiba membantu walaupun sedang sibuk sekalipun.

Ayah juga berperan sebagai sobat curhat dan mencari solusi dari permasalahan yang dihadapi anggota keluarga.

Peran lainnya yang harus dijalani ayah yakni menjadi penghibur ketika anak sedang bersedih atau mempunyai masalah.

12 Ciri Anak Yang Cerdas Dan Berbakat

Memiliki anak yang cerdas tentu sangat diidam-idamkan oleh orang tua. Kecerdasan seorang anak gres bisa diketahui secara akurat ketika dirinya memasuki masa sekolah.

 Memiliki anak yang cerdas tentu sangat diidam 12 Ciri Anak yang Cerdas dan Berbakat
Ilustrasi Anak Cerdas | Photo credit: Gettyimages.it / Imgorthand

Sebagai patokannya, berikut ciri-ciri anak yang mempunyai tingkat kecerdasan tinggi:

1. Menguasai Banyak Kosakata

Anak kecil namun sudah bisa mengoleksi banyak kosakata, memakai kosakata yang sulit dengan sempurna dan menghasilkan sebuah kalimat yang terang dan sanggup dimengerti, menandakan anak ini cerdas.

Mereka punya potensi besar dan umumnya mempunyai prestasi menonjol ketika di sekolah.

Penelitian telah mengungkapkan bahwa belum dewasa yang menguasai kosakata/kalimat dengan baik umumnya lebih cerdas di kelasnya dibandingkan dengan yang lainnya.

2. Suka Bertanya dan Rasa Penasaran yang Tinggi

Jika Anda kewalahan anak Anda yang masih kecil suka melontarkan banyak pertanyaan maka jangan kesal dulu.

Anak yang selalu bertanya ihwal segala sesuatu yang dilihatnya menandakan dirinya cerdas dan aktif berpikir. Umumnya anak cerdas suka bertanya semenjak dirinya masih kecil.

Usia 2-3 tahun anak sudah mulai arif mengoceh sehingga akan sering bertanya atau berkomentar ihwal segala hal yang dilihatnya. Pada masa-masa menyerupai ini, anak memasuki masa bermain dan bahagia berinteraksi sehingga mempunyai rasa ingin tahu yang sangat besar.

Responlah dengan positif, jikalau Anda benar-benar tenganggu alasannya yaitu si kecil terus bertanya maka usahakan menghindari respon negatif.

Ciri anak yang cerdas yaitu suka bertanya dan punya rasa ingin tahu yang besar, hal ini lama-kelamaan akan terus melatih kemampuannya untuk berpikir kritis.

Walaupun memang sedikit merepotkan, Anda perlu bersyukur jikalau anak Anda suka bertanya, hanya saja jikalau anak mempunyai rasa ingin tau pada hal-hal yang membahayakan, maka orang bau tanah perlu bertindak tegas, contohnya anak ingin bermain pisau maka katakan tidak dengan tegas.


3. Suka Berimajinasi

 Memiliki anak yang cerdas tentu sangat diidam 12 Ciri Anak yang Cerdas dan Berbakat
Anak Berimajinasi | Photo credit: Visionaustralia.org

Jika anak suka berimajinasi, bisa jadi dirinya termasuk anak yang cerdas. Berimajinasi membutuhkan berpikir secara mendalam.

Anak berimajinasi dengan menirukan hal-hal yang dilihat atau dirasakannya, contohnya sang anak merenung dan membayangkan awan berbentuk burung.

Atau juga anak menciptakan gambar dengan catatan (cerita) yang dibuatnya sendiri. Jika anak kecil sanggup melakukannya padahal gres berusia sekitar lima tahun maka sepertinya beliau anak yang cerdas.

4. Aktif

Anak yang aktif juga bisa menandakan dirinya cerdas. Tapi aktif disini maksudnya bukan hiperaktif, berangasan atau tidak bisa diam.

Anak aktif berbeda dengan anak hiperaktif. Anak hiperaktif tidak bisa diam, susah untuk fokus, berangasan dan tidak sabaran. Adapun anak yang aktif mempunyai fokus perhatian yang baik, gampang dibilangin orang tua, lebih sabar dan suka melaksanakan kegiatan yang jelas.

Hanya saja kini yang menjadi problem yaitu orang bau tanah membiarkan anak berjam-jam hanya bermain gadget, hendaknya belum dewasa diajak ke taman untuk melaksanakan kegiatan-kegiatan yang lebih berguna, khususnya kegiatan fisik alasannya yaitu sanggup merangsang kecerdasannya.

5. Fokus Secara Intens

Pada dasarnya yang namanya belum dewasa akan susah untuk fokus/konsentrasi pada suatu hal. Nah, jikalau anak dari kecil sudah bisa untuk konsentrasi dalam waktu lama, atau melaksanakan suatu kegiatan tanpa terpengaruh oleh gangguan disekitar maka anak ini berpotensi cerdas.

loading...

6. Memperhatikan Sesuatu Secara Detail

 Memiliki anak yang cerdas tentu sangat diidam 12 Ciri Anak yang Cerdas dan Berbakat
Anak Fokus | Photo credit: Flickr.com / Multnomah County Library

Anak yang cerdas mempunyai kemampuan/kebiasaan memperhatikan sesuatu secara detail, dimana dirinya bisa menemukan hal-hal yang sering dilewatkan oleh orang lain.

Ini masih terkait dengan tingkat kemampuan konsentrasi, dimana untuk bisa memperhatikan sesuatu secara detail maka perlu tingkat konsentrasi yang tinggi, jikalau seorang anak kecil bisa melakukannya maka itu luar biasa.

Khusus bayi gres beberapa bulan, contohnya ketika Anda menaruhnya di sekeliling bantal tinggi semoga tidak bisa keluar, jikalau si kecil mempelajari hal-hal yang bisa dilakukannya untuk bisa terbebas (hingga hasilnya sanggup keluar bahkan dalam waktu singkat), hal itu bisa menjadi menerangkan bahwa ia anak yang cerdas.

7. Memiliki Ingatan yang Sangat Baik

Anak yang cerdas sanggup mengingat dengan baik ihwal aneka macam informasi yang pernah didengar dan dilihatnya.

Dimana hal yang menyebabkan seseorang cerdas dan mempunyai wawasan luas alasannya yaitu kemampuan mengingatnya yang baik.

Anak cerdas dengan kekuatan memori yang baik akan gampang untuk menangkap dan mengingat kejadian-kejadian ataupun pelajaran ketika di sekolah.

Umumnya anak yang punya ingatan baik akan lebih percaya diri dan mandiri.

Khusus bayi, ingatan yang besar lengan berkuasa pada orang atau barang-barang di sekitarnya bisa menjadi indikasi kepintaran si kecil. Dia gampang mengingat wajah orang-orang yang ditemuinya, amatilah siapa yang masih familiar bagi si kecil atau yang sudah dilupakan dengan cara melihat reaksinya ketika bertemu kembali.

Selain itu, jikalau si kecil gampang mengingat daerah mainan yang sebelumnya disimpan di daerah tertentu, atau ia bisa mengingat lokasi terakhir kali ia memainkan mainan, itu bisa menjadi indikasi si kecil pintar.


8. Praktis Tertarik Pada Banyak Hal

Seorang anak bisa menjadi cerdas alasannya yaitu mempunyai impian atau ketertarikannya yang besar lengan berkuasa pada banyak hal.

Hal inilah yang menciptakan anak cerdas umumnya lebih aktif dalam kegiatan, selain itu anak cerdas suka melaksanakan eksplorasi pada hal yang menjadi keinginannya (minatnya). Dirinya akan mencari tahu banyak hal yang diminatinya tersebut.

9. Sudah Punya Hobby dari Kecil

Setiap orang mempunyai hal tertentu yang suka dilakukannya secara rutin. Tapi jikalau si kecil sudah punya hobi yang ia rutin menyibukan diri dengannya, maka ini yaitu hal yang bagus.

Seperti dijelaskan para mahir bahwa menerangkan seorang anak jenius yaitu dirinya suka mempelajari suatu hal sampai mendalam. Dari kecil sudah mempunyai ketahanan mencar ilmu dan gairah yang besar lengan berkuasa dalam mempelajari sesuatu. Hal ini kelak membuatnya terlatih untuk gampang menguasai banyak bidang.

Anak sudah mempunyai rutinitas/aktivitas faktual dari kecil, ini sangat cantik untuk perkembangannya. Selain itu jikalau si kecil sudah mempunyai rutinitas maka dirinya akan lebih jarang rewel, ini tentu sangat menyenangkan orang tua.

10. Suka Celingak-Celinguk (Khusus Bayi)

 Memiliki anak yang cerdas tentu sangat diidam 12 Ciri Anak yang Cerdas dan Berbakat
Bayi | Photo credit: Gettyimages.com / Blend Motion

Jika si bayi sering celingak-celinguk dan selalu memperhatikan apa saja yang di dekatnya, ini bisa menjadi indikasi kecerdasan.

Si kecil sangat sadar dan ingin tau pada lingkungan di sekitarnya. Si bayi celingak-celinguk ketika ada bunyi yang muncul, ini berarti ia mulai mengenali bunyi dan mencoba mencari sumbernya.

Walaupun si kecil sering celingak celinguk, tapi ia juga bisa fokus ketika melaksanakan sesuatu yang disukainya, ataupun bisa fokus memperhatikan hal yang menarik bagi dirinya.

Contoh seorang balita yang mempunyai potensi kecerdasan tinggi, contohnya ketika menuntaskan puzzle, dirinya selalu fokus dan tanpa bosan untuk berusaha sampai hasilnya berhasil. Ini menandakan si kecil cerdas dan punya daya juang yang tinggi.

Terbiasa untuk konsentrasi/fokus akan membuatnya terlatih dalam mempelajari segala sesuatu yang gres dengan cepat dan mudah.

Loading...

11. Senang Tertawa dan Tersenyum Sejak Kecil

 Memiliki anak yang cerdas tentu sangat diidam 12 Ciri Anak yang Cerdas dan Berbakat
Bayi | Photo credit: Shutterstock.com | By Syda Productions

Orang bau tanah bisa mengingat-ingat kapan si kecil mulai suka tertawa, semakin awal maka itu menandakan potensi si kecil tumbuh cerdas semakin tinggi. Dimana si kecil sudah bisa memahami ihwal yang beliau lihat dan dengar untuk menganggapnya lucu.

Saat si kecil diajak bercanda dan ia bisa meresponnya dengan tertawa atau tersenyum, berarti ia bisa dengan cepat memperhatikan, memahami dan mempersepsikan hal-hal yang ada di sekelilingnya.

12. Ciri-Ciri Lainnya Anak Cerdas

Psikolog anak menjelaskan bahwa anak cerdas sanggup dilihat dari dirinya yang gampang beradaptasi, dan mempunyai impian untuk mencari solusi dari suatu permasalahan.

Anak yang cerdas juga sanggup mencar ilmu dari kesalahan yang sudah terjadi, hal inilah yang membuatnya sangat jarang terjatuh ke dalam kesalahan yang sama.

Anak yang cerdas umumnya jarang untuk sebentar-sebentar merengek minta tolong ketika menghadapi suatu kesulitan.

8 Cara Mendidik Anak Supaya Patuh, Baik & Cerdas

Setelah Anda menjadi orang renta maka Anda mempunyai tanggung jawab yang sangat besar. Mendidik anak memerlukan kesabaran, taktik dan kolaborasi kedua pasangan.

Pendidikan anak di masa kecil akan sangat mempengaruhi dirinya ketika cukup umur nanti. Punya anak yang pintar, baik dan patuh tentunya menjadi idaman ayah dan bunda.

 Setelah Anda menjadi orang renta maka Anda mempunyai tanggung jawab yang sangat besar 8 Cara Mendidik Anak Agar Patuh, Baik & Cerdas
Ayah dan Anak | Photo credit: Mediabakery.com / Photoplay Digital Vision

Langsung saja, berikut poin-poin yang harus diperhatikan dalam mendidik anak:

1. Memberikan Teladan

Jika menginginkan anak yang baik dan penurut, pastikan Anda menjadi orang renta yang baik dahulu. Jadilah teladan yang luar biasa untuk anak Anda.

Mengapa harus menunjukkan teladan yang baik pada anak? Itu sebab belum dewasa merupakan peniru ulung, anak akan mencontoh segala hal yang dilihat dan didengarnya.

Jika orang renta mempunyai kebiasaan atau prilaku yang buruk, maka cepat atau lambat niscaya akan ditiru oleh anak.

Jika Anda sebagai orang renta mempunyai prilaku atau kebiasaan yang buruk, maka mulailah memperbaiki diri Anda sesegera mungkin.

Jika Anda ingin anak Anda bertutur kata yang lembut dan baik, maka Anda juga harus mempunyai tutur kata yang lembut, anak nanti akan menirunya.

2. Kasih Sayang

Kasih sayang merupakan hal yang sangat penting dan harus diberikan pada anak. Yang namanya belum dewasa tentunya ada rasa manja dan ingin disayang dalam dirinya.

Disinilah orang renta harus menunjukkan kasih sayang dan memanjakan anak sesuai dengan porsinya.

Anak yang mendapat kasih sayang yang baik, umumnya akan tumbuh menjadi anak yang cerdas, baik itu kecerdasan intelektual maupun kecerdasan emosionalnya.

Hanya saja hindari berlebihan dalam memanjakan anak, walaupun anak gembira sebab sering dimanja tapi dirinya akan sulit berdikari nantinya.

Anak yang dimanja secara berlebihan nantinya akan tidak berdikari dan lemah dalam mengatasi persoalan-persoalan di dalam kehidupannya.

Dengan begitu, menunjukkan kasih sayang pada anak bukan berarti terlalu memanjakan anak, sebab dikhawatirkan akan berdampak jelek pada diri anak itu sendiri.


3. Latihlah Rasa Tanggung-Jawab pada Diri Anak

Selain memanjakan anak, orang renta juga perlu mengajarkan rasa tanggung jawab pada diri anak.

Jika anak Anda yang sekolah SD meletakan buku pelajarannya sembarangan, maka ajarkan anak untuk bertanggung jawab, anak harus membereskan buku-bukunya yang berceceran tersebut.

Orang renta harus mengajarkan anak bertanggung jawab atas segala kesalahan yang dibuatnya, ini bukan berarti tidak mencintai anak.

Justru ini bentuk kasih sayang orang renta biar anak semenjak kecil terlatih untuk bertanggung jawab terhadap dirinya sendiri, dan anak juga terlatih untuk menjalankan kewajibannya (tugas-tugsnya).

4. Ajarkan Rasa Simpati dan Cara Bergaul

Rasa simpati ini sangat penting untuk dimiliki oleh setiap orang dalam melaksanakan pergaulan atau interaksi sosial.

Agar anak Anda gampang bergaul dan mempunyai kehidupan sosial yang baik, maka semenjak kecil harus diajarkan rasa simpati.

Ajarkan anak rasa simpati, berguru mencicipi apa yang orang lain rasakan, berguru menghargai pendapat orang lain, hingga berguru bagaimana cara berkomunikasi yang baik dengan orang lain.

Anda perlu meningkatkan kemampuan bersosialisasi anak, sebab sosialisasi yakni pondasi yang sangat penting dalam kehidupan seseorang (untuk mempunyai teman).

Anak yang mempunyai masalah dalam kemampuan interaksi sosial beresiko tinggi mengalami gangguan emosinal. Kemampuan bersosialisasi sangat penting untuk tumbuh kembang anak dan pengembangan karakternya.

Anak akan melihat dan mencontoh orangtuanya perihal cara berbicara, bergaul dan menyapa orang lain, jadilah role model yang baik sehingga nantinya anak bisa bergaul bersama teman-temannya dengan baik.

Jika anak kurang percaya diri dalam bergaul dengan teman-temannya maka segera atasi, jangan dicueki saja sebab dikhawatirkan rasa tidak percaya diri akan terus ada hingga dewasa.

Buatlah suasana keluarga yang terbuka antara orang renta dan anak, orang renta mempunyai tanggung jawab besar pada anak, ajaklah anak berkomunikasi dan bercanda.

Jika anak ingin curhat, maka berikan anak waktu yang banyak untuk berbicara mengeluarkan isi hatinya. Dengan begitu, anak nantinya akan terbuka pada orang tuanya, serta berani untuk bertanya dan mengelurkan pendapatnya.

Jika anak ingin bergabung dengan klub futsal, sekapbola, basket, dll maka jangan dilarang, justru orang renta harus mendorong/menyemangatinya sebab anak nantinya akan mempunyai banyak teman.

loading...

5. Dorong Anak Punya Rasa Ingin Tahu yang Besar

Pada dasarnya, semua belum dewasa mempunyai rasa ingin tau dan rasa ingin tahu yang kuat. Saat melihat sesuatu yang gres menurutnya, maka anak akan banyak bertanya.

Selain itu, anak juga sangat antusias untuk mencoba aneka macam hal baru, menyerupai memotong kertas dengan gunting, mewarnai, dll. Hal ini bagus, hendaknya Anda mendorong anak untuk memunculkan rasa antusias dan ingin tahunya.

Seorang ilmuwan besar dunia, Albert Einstein konon menyampaikan bahwa kesuksesannya tersebut bisa diperoleh bukan karena kejeniusan, tapi sebab rasa ingin tahu yang sangat besar.

Oleh sebab itu, khusus Anda sebagai oang tua, hendaknya senang ketika mempunyai anak yang suka bertanya.

Walaupun mungkin cukup merepotkan sebab anak sering bertanya, tapi jangan merespon pertanyaan anak dengan marah-marah atau respon negatif lainnya.

6. Tumbuhkan Kemampuan Berpendapat Anak Sejak Dini

Seringkali orang renta yang absolut tidak mau mendengarkan pendapat anak, ini sebuah kesalahan besar.

Justru ketika anak bisa mengeluarkan pandapatnya sendiri menunjukan dirinya cerdas dan bisa berpikir dengan baik.

Orang renta seharusnya mendorong anak untuk sering-sering mengeluarkan pendapatnya, hal ini akan melatih kecerdasannya semenjak dini.

Berikan respon konkret ketika anak mengeluarkan pendapatnya, berikan pujian/penghargaan dan jangan mencelanya.


7. Berikan Pujian

Berikan kebanggaan ketika anak melaksanakan sesuatu yang baik, sehingga anak akan senang dan selalu semangat untuk melaksanakan hal baik tersebut.

Selain itu, memuji anak akan sanggup meningkatkan kecercayaan dirinya, kalau anak melaksanakan hal yang baik maka berikanlah pujian, jangan membisu saja.

Jangan hingga orang renta tidak perhatian terhadap anak. Anak yang semenjak kecil tidak dipedulikan oleh orang tuanya nantinya akan cenderung minder ketika bergaul dengan teman-temannya.

Anda tidak harus sering-sering menunjukkan kebanggaan pada anak. Intinya, berikan kebanggaan ketika itu diperlukan. Pujian secara proporsional akan meningkatkan motivasi/semangat anak.

8. Saling Terbuka

Orang renta harus erat dengan anak, buatlah anak nyaman berada di sisi orang tuanya. Sehingga ketika ada sesuatu, anak mau terbuka pada orang tuanya.

Dengan menampakan perilaku saling terbuka antara orang renta dan anak, ini sangat manis sebab orang renta sanggup mengetahui kondisi anak secara pasti.

Orang renta sanggup mengetahui hal-hal yang menciptakan anak senang maupun sedih, orang renta juga sanggup mengetahui sifat anak.

Jangan hingga anak tertutup pada orangtuanya, dimana anak enggan untuk menceritakan apa yang dialaminya sehari-hari.

Agar anak mau terbuka, hindari kata-kata yang menghakimi dan merendahkan anak. Sebaliknya, orang renta menunjukkan ucapan-ucapan yang memotivasi anak.

Ajak anak ngobrol secara teratur, topik pembicaraan bisa apa saja, termasuk sesekali bergurau. Rutin mengobrol dengan anak, akan menciptakan anak lebih gampang terbuka kepada orang tuanya.

Selain itu biar orang renta erat dengan anak, maka jadilah orang renta yang mau mendengarkan keluhan-keluhan anak. Hal ini akan menciptakan anak merasa diperhatikan sehingga dirinya akan lebih terbuka kepada orang tuanya.

10 Hal Seharusnya Dapat Dilakukan Anak Umur 3 Tahun

Anak 3 tahun tentu terlihat lucu dan menggemaskan, disisi lain anak sudah cukup besar untuk bisa menunjukkan kemampuannya, sehingga menyenangkan orang yang melihatnya.

Anak mulai jarang mengompol, anak juga semakin mempunyai rasa ingin tahu yang besar.

 tahun tentu terlihat lucu dan menggemaskan 10 Hal Seharusnya Bisa Dilakukan Anak Umur 3 Tahun
Anak 3 Tahun | Photo credit: Rebeccaortonphotography.com

Berikut apa saja yang seharusnya terjadi dikala anak berusia 3 tahun:

1. Anak Mulai Bisa Makan Sendiri

Memasuki usia 3 tahun, anak seharusnya sudah mulai makan sendiri, walaupun mungkin masih kacau, tapi anak pada masa-masa ini mempunyai impian untuk makan sendiri.

Sebagai orang tua, dorong/motivasi anak semoga terbiasa makan sendiri. Kurangi kebiasaan menyuapi anak, sehingga anak lebih terlatih untuk makan sendiri.

2. Pergi ke Toilet

Pada usia 3 tahun, umumnya akan mulai risih dengan yang namanya popok, anak akan melepas popoknya.

Pada masa ini, anak mulai dilatih untuk memakai toilet, apalagi jikalau anak sendiri yang meminta untuk memakai toilet, serta anak lebih menentukan memakai celana dalam daripada popok.

Kesimpulan: Saat memasuki usia 3 tahun, seharusnya anak sudah berkurang memakai popok, dan sudah mulai bisa memakai toilet.


3. Ikut-Ikutan dalam Pekerjaan Rumah

Jangan remehkan anak usia 3 tahun, dirinya sudah mulai siap untuk melaksanakan beberapa pekerjaan rumah (yang sesuai dengan usianya).

Misalnya menaruh mainan di keranjang, meletakan buku di tempatnya, dll. Bahkan anak dikala melihat orang tuanya menyapu, akan ikutan-ikutan menyapu.

Sudah saatnya Anda menawarkan tugas-tugas rumah untuk anak usia 3 tahun, tentu tugas-tugas yang sesuai dengan usianya.

4. Kemampuan dalam Bergaul

Orang renta akan melihat peningkatan dalam cara anak bergaul. Anak mulai berguru ihwal saling mengasihi, membuatkan mainan, bergantian tunggu giliran, dll.

Anak bergaul dengan sobat sebayanya jauh lebih baik dibandingkan satu tahun yang lalu.

Hanya saja bukan berarti anak 3 tahun terbebas dari sifat “tidak ingin berbagi”. Orang renta perlu mengarahkannya tapi jangan terlalu memaksanya, butuh waktu semoga anak bisa mengerti.

5. Peningkatan Kemampuan Emosional

Anak mulai memahami emosinya dan juga emosi orang lain, walaupun anak masih dalam tahap awal (latihan) mengendalikan emosi.

Anak seharusnya sudah mulai bisa memahami (menunjukan) beberapa jenis emosi, ibarat kegembiraan, kemarahan, serius, becanda, ketakutan, kesedihan, dll.

Jika anak melihat sesuatu yang agak lucu, jangan kaget jikalau anak akan meresponnya dengan tertawa ngikik atau bahkan terbahak-bahak.

Sebaliknya, anak juga bisa merasa kecewa (karena sesuatu) sehingga Anda akan melihatnya mengeluarkan airmata.

Loading...

6. Perkembangan Akal

Anak mulai menguasai banyak kata, tapi belum bisa sepenuhnya lancar berbicara. Setidaknya ucapan (kalimat pendek) anak 3 tahun seharusnya sudah terdengar jelas.

Kemampuan kebijaksanaan anak semain berkembang. Saat akan pergi, anak mungkin akan bertanya “Mau ke mana?”.

Anak mulai mengenal waktu, ibarat kapan berpakaian, kapan mandi, kapan makan, kapan tidur, dll.

Anak juga kemungkinan bisa membaca kondisi orang tunya, apakah orang tuanya sedang murka atau gembira.

Selain itu anak mulai memahami logika cerita, sehingga dikala Anda bercerita mungkin anak akan sering bertanya.

7. Aktivitas Fisik

Aktivitas fisik anak akan terus berkembang, berikut hal yang umumnya bisa dilakukan anak 3 tahun:
  • Keseimbangan badan anak semakin baik. 
  • Anak seharusnya sudah bisa naik-turun tangga, bahkan mungkin dilakukannya dengan cepat.
  • Anak bisa menangkap bola dengan kedua tangannya.
  • Anak bisa memanjat dan berlari dengan baik.
  • Saat naik sepeda roda tiga, anak bisa menyeimbangkan gerakan tangan dan kakinya.
  • Anak bisa berjalan jinjit.
  • Anak bisa bangkit sebentar dalam posisi bertumpu pada satu kaki. 
  • Anak bisa mendorong kereta belanja sambil berbelok.

8. Kemampuan Motorik Kasar

Ini ihwal kemampuan anak dalam memakai tubuhnya, terutama dalam acara otot besarnya (secara umum bermain). Beberapa keterampilan motorik bergairah yang mestinya sudah dikuasai anak 3 tahun:
  • Naik sepeda roda tiga.
  • Berlari cepat dalam jarak pendek tanpa terjatuh.
  • Mampu memanjat furnitur yang rendah.
  • Bisa menendang dan melempar bola.
  • Bisa naik-turun tangga.

Pada usia 3 tahun merupakan masa anak yang sulit untuk diam, sehingga masuk akal jikalau anak sering berlarian dan bergerak kesana-kemari.

Itu juga sebagai latihan motorik kasarnya, sehingga anak tidak perlu terlalu sering disuruh diam.


9. Kemampuan Berbahasa

Jika anak 3 tahun Anda belum bisa banyak bicara, tidak usang lagi Anda akan menemukan anak Anda tersebut lebih banyak bicara. Anak akan bisa mengucapkan beberapa hal, seperti:
  • Nama dan usianya
  • Bercerita ihwal sesuatu.
  • Mengajukan suatu pertanyaan sederhana.
  • Menjawab pertanyaan sederhana secara singkat.

10. Kemampuan Kognitif

Semakin bertambahnya umur maka kemampuan kognitif anak semakin meningkat, dan anak akan mulai mengajukan aneka macam pertanyaan. Beberapa hal yang bisa dilakukan anak 3 tahun:
  • Menghitung satu hingga lima.
  • Menyelesaikan puzzle sederhana.
  • Mengingat apa yang terjadi satu hari yang lalu.
  • Semacamnya.

Anak 3 tahun sedang dalam masa golden age. Anak akan cepat mendapatkan informasi yang didapatnya seiring dengan jumlah neuron yang bertambah pesat.

Lakukan beberapa stimulasi ini:
  • Bacakan anak cerita, sehingga rasa ingin tahu anak meningkat dan kosakata-nya jauh lebih banyak.
  • Perbanyak angka dan abjad di rumah. Caranya: gunakan karpet bertulis angka/huruf, melekat nama anak di pintu kamar, melekat magnet huruf, dll.
  • Bermain dengan kartu bertuliskan abjad dan angka. Urutkan huruf/angka secara teratur.
  • Kenalkan abjad pada benda-benda yang sering ditemui anak, misal “B” untuk bola.
  • Perhatikan mood anak, Ibu harus pintar-pintar dalam menentukan waktu belajarnya.

Jangan memaksa, hindari menargetkan anak harus bisa membaca/menulis, semoga menghindari otak anak bekerja terlalu berat.

Anak 3 tahun mengalami perkembangan kemampuan kognitif secara pesat, tapi tetap dengan keterbatasan. Anak masih kesulitan untuk membedakan antara realita dan fantasi imajinasinya.

Berkatalah dengan kalimat sesederhana mungkin semoga anak bisa benar-benar mengerti.

6 Cara Mempererat Relasi Ibu Dan Anak Perempuan

Hubungan Ibu dengan anak perempuannya yaitu hal yang sangat penting. Ibu akan menjadi role model pertama yang akan dilihatnya.

Ibu-lah yang paling bisa mengerti wacana banyak sekali permasalahan yang dihadapi anak perempuannya.

 Hubungan Ibu dengan anak perempuannya yaitu hal yang sangat penting 6 Cara Mempererat Hubungan Ibu dan Anak Perempuan
Ibu dan Anak Perempuan

Ibu menjadi yang terdepan untuk menghadapi curhatan-curhatan anak gadisnya. Berikut cara mempererat ikatan antara Ibu dan anak perempuan:

1. Menjadi Sahabat Terbaik

Semaksimal mungkin jadikan putri Anda merasa nyaman berada di bersahabat Anda, dan juga nyaman ketika curhat pada Anda.

Sediakan waktu berkualitas untuk melaksanakan kegiatan-kegiatan menyenangkan, serta tahan diri Anda dari mencela putri Anda ketika ia melaksanakan kesalahan.

Jika anak perempuan Anda terlalu sering dimarahi maka dikhawatirkan ia akan tertutup pada orang tuanya. Hal ini menciptakan Anda sebagai Ibu, tidak lagi dipercaya sebagai daerah curhat-nya.

2. Ajak Anak Perempuan Memasak Bersama

Anak perempuan perlu diajari memasak. Memasak bersama akan mendekatkan korelasi Ibu dan anak perempuan-nya.

Jangan malas mengajak anak perempuan Anda untuk memasak bersama, selain bermanfaat untuk mendekatkan hubungan, skill memasak sangat diharapkan untuk masa depannya nanti.


3. Berbelanja Dengannya

Umumnya perempuan sangat suka berbelanja dan melihat banyak sekali macam produk yang sangat menarik menurutnya.

Sebagai Ibu, ajaklah anak peremuan Anda belanja bersama. Ini bisa menjadi cara anggun untuk membentuk ikatan emosional. Belikan beberapa barang yang diinginkannya sebagai hadiah istimewa.

Selain itu, ajak Anak untuk membantu memilihkan yang terbaik untuk Anda sendiri. Mintalah pendapat anak perempuan Anda. Misalnya bertanya: “Apakah baju ini cocok untuk Ibu?”.

4. Menjadi Pendengar yang Baik

Anak perempuan akan lebih sering curhat dibandingkan anak laki-laki. Anda sebagai seorang Ibu, perlu memanfaatkan hal ini untuk bisa mempererat korelasi dengan anak perempuan Anda.

Biarkan anak perempuan Anda curhat dan bercerita sampai dirinya puas, hal ini akan menciptakan si anak merasa sangat bersahabat dan nyaman dengan Ibunya.

Saat anak bercerita ataupun curhat, hindari melontarkan pertanyaan-pertanyaan yang terlalu menyudutkan anak dan hindari mencela suatu hal dari curhatan anak. Hal itu sebab dikahwatirkan si anak tidak lagi nyaman bercerita pada Ibunya, yang balasannya menimbulkan renggangnya korelasi Ibu dan anak perempuannya.

Ingat! Berikan perhatian penuh ketika anak curhat/bercerita. Berbicaralah dari hati ke hati.

5. Makan Bersama

Penelitian telah menemukan bahwa acara makan bersama anak (baik itu ketika sarapan, makan malam, dll) berdampak postif untuk perkembangan anak, baik itu dalam hal kemampuan sosial, kontrol emosional, kekuatan mental, nilai akademik, sampai kesehatan tubuh.

Dengan begitu, usahakan untuk melanggengkan acara makan bersama anak. Selain banyak sekali manfaat tersebut, acara makan bersama ini juga secara efektif merekatkan korelasi dengan sang anak.

6. Hal-Hal Lainnya yang Perlu Dilakukan

Tanyakan wacana pengalaman anak perempuan Anda hari ini, contohnya dengan menanyakan 'Ada hal seru apa hari ini?'. Atau bisa juga menyebarkan pengalaman antara Ibu dan anak perempuannya.

Ajak anak bermain bersama, bisa dengan cara pergi ke suatau tempat, atau hanya sekedar bermain di sekitaran komplek, bermain bersama akan mempererat hubungan.

Pastikan juga Ibu sering-sering memeluk anak perempuannya. Hal ini akan menjadikan rasa saling mengasihi dan perilaku sama-sama menghargai.

Selain itu tunjukkan rasa sayang SETIAP HARI, ucapkan kalimat yang berisi bahwa Anda sangat menyanyangi anak perempuan Anda.